Posisi Imam dan Makmum dalam Shalat

By: andhiena

Nov 03 2007

Category: sholat

2 Comments

Dari Ubay bin Ka’ab  radhi’allahu anhu, “Rasulullah shalallahu ‘alahi wasallam bersabda, ‘Shalatnya seseorang bersama orang lain adalah lebih baik dari shalatnya sendirian, dan shalatnya bersama dua orang adalah lebih baik dari shalatnya bersama satu orang, dan apabila lebih banyak jumlahnya maka akan disukai oleh Allah”
[HR Abu Daud dan an-Nasa’i; dishahihkan Ibnu Hibban]

 

Dua orang laki-laki

 

Dari Ibnu Abbas radhi’allahu anhu, dia berkata, “Aku shalat bersama Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam di suatu malam, aku berdiri di samping kirinya. Lalu Nabi shalallhu ‘alaihi wa sallam memegang bagian belakang dari kepalaku dan menempatkan aku di sebelah kanannya.”  [HR. Imam Bukhari]

 

Tiga orang laki-laki atau lebih

 

Hadits Jabir radhi’allahu anhu,  “Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam berdiri shalat Maghrib, lalu aku datang dan berdiri di samping kirinya. Maka beliau menarik diriku dan dijadikan aku di samping kanannya. Tiba-tiba sahabatku datang (untuk shalat), lalu kami berbaris di belakang beliau dan shalat bersama beliau.” [HR. Ahmad]

 

Satu orang laki-laki dan satu orang wanita



Hadits Anas bin Malik radhi’allahu anhu,  “Bahwa  dia shalat bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersama seorang yatim sedangkan Ummu Sulaim berada di belakang mereka.”  [HR. Bukhari dan Muslim]

 

Dua orang laki-laki dan satu orang wanita

 

Perpaduan antara hadits Ibnu Abbas radhi’allahu anhu:

“…dan menempatkan aku di sebelah kanannya.”  [HR. Bukhari]

dan hadits Anas bin Malik radhi’allahu anhu:

“..sedangkan Ummu Sulaim berada di belakang mereka.” [HR. Bukhari dan Muslim]

 

Dua orang wanita

 

Keumuman hadits Ibnu Abbas radhi’allahu anhu “…dan menempatkan aku di sebelah kanannya.”  [HR. Bukhari]

 

Tiga orang wanita atau lebih

 

Hadits dari ‘Aisyah radhi’allahu anha

“Bahwa ‘Aisyah shalat menjadi imam bagi kaum wanita dan beliau berdiri di tengah shaff.  [HR. Baihaqi, Hakim, Daruquthni, Ibnu Abi Syaibah]

 

Beberapa laki-laki dan wanita

 

Hadits Abu Hurairah radhi’allahu anhu, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sebaik-baik shaf bagi pria adalah yang pertama dan sejelek-jeleknya adalah yang paling akhir, dan sebaik-baik shaf bagi wanita adalah yang terakhir dan sejelek-jeleknya adalah yang pertama.” [HR. Muslim]

 

Bila ada anak-anak

 


Hadits Abu Malik Al-Asy’ari radhi’allahu anhu

“Bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan (shaf) laki-laki di depan anak-anak, anak-anak di belakang mereka sedangkan kaum wanita di belakang anak-anak.[HR. Ahmad]

 

Merapatkan Barisan!!!!

  Barisan Jama’ah

Hadits Nu’man bin Basyir radhi’allahu anhu,
“… Dan aku melihat semua laki-laki yang shalat saling mendekatkan
antara pundak dengan pundak lainnya dan antara mata kaki dengan mata kaki lainnya.”
[HR. Bukhari]

*fenomena yg sering saya alami saat sholat jama’ah, renggangnya antara wanita satu dengan yang lain T_T*

 

 

 

 

Ditulis ulang dari Majalah ar-Risalah. jazaakillah untuk ukhti Rini atas .gif nya

© copyleft andhiena.multiply.com

2 comments on “Posisi Imam dan Makmum dalam Shalat”

  1. Jazakallah. Ditambah ilustrasi lagi, jadi lebih mudah bacanya

  2. Assalamu’alaikum…….
    Bagaimana jikalau kita hanya berdua, apakah kita harus berdiri berdampingan atau agak mundur sedikit, karena dari pendapatyang saya baca agakmundur sedikit, tapi dalam konteks nyatanya saya melihat berdiriberdampingan. sukron…..Wassalamua’alaikum….


I ♥ comment, your comment make me happy :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: